Konsumen Keluhkan Layanan Pemasangan Tempered Glass di Toko Lucky WTC Surabaya, Fingerprint Ponsel Baru Bermasalah -->

Konsumen Keluhkan Layanan Pemasangan Tempered Glass di Toko Lucky WTC Surabaya, Fingerprint Ponsel Baru Bermasalah

24/07/2026, Juli 24, 2026


Surabaya, BeritaWarga.net –
Seorang konsumen mengeluhkan pelayanan pemasangan tempered glass di Toko Lucky, WTC e-Mall Surabaya lantai 5, setelah fitur sidik jari (fingerprint) pada Samsung Galaxy S25 Ultra miliknya tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Masalah tersebut muncul sesaat setelah perangkat dipasangi pelindung layar di toko tersebut.



Konsumen menceritakan bahwa pada 19 Juli 2026 dirinya baru membeli Samsung Galaxy S25 Ultra. Untuk melindungi layar ponsel dari risiko goresan, ia memutuskan memasang tempered glass di Toko Lucky. Namun, menurutnya, selama proses pemasangan tidak ada penjelasan mengenai jenis tempered glass yang digunakan maupun kemungkinan pengaruhnya terhadap kinerja sensor fingerprint.



"Setelah pemasangan selesai, saya baru sadar fingerprint tidak bisa dipakai seperti biasa. Supaya terbaca, layar harus ditekan cukup keras. Padahal HP ini baru saya beli," ungkap konsumen.



Karena menganggap kondisi tersebut tidak wajar, konsumen kemudian menghubungi pihak toko melalui WhatsApp. Saat itu, pihak toko menyarankan agar sidik jari dihapus dan didaftarkan ulang pada perangkat. Saran tersebut pun diikuti, namun hasilnya tidak berubah. Sensor sidik jari tetap sulit mendeteksi dan hanya dapat digunakan apabila layar ditekan dengan kuat.



Merasa belum mendapatkan solusi, pada 21 Juli 2026 konsumen kembali menghubungi pihak Toko Lucky untuk meminta penjelasan. Berdasarkan percakapan WhatsApp yang diterima redaksi, pihak toko mengakui bahwa tempered glass yang dipasang merupakan tipe standar yang memang tidak mendukung penggunaan fingerprint pada Samsung Galaxy S25 Ultra.



Dalam pesan tersebut, pihak toko menjelaskan, "Kalau series S25 Ultra yang jenis itu, itu jenis yang biasa kak. Fingernya tidak bisa. Yang bisa harga Rp120.000."



Keterangan tersebut membuat konsumen semakin kecewa. Ia menilai informasi mengenai perbedaan jenis tempered glass beserta pengaruhnya terhadap fitur fingerprint seharusnya disampaikan sebelum pemasangan dilakukan, sehingga konsumen memiliki kesempatan memilih produk lain yang lebih sesuai.


"Kalau dari awal dijelaskan, saya pasti memilih tempered glass yang bisa mendukung fingerprint. Tidak masalah kalau memang harus menambah biaya," ujar konsumen.


Menurutnya, setiap konsumen berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai spesifikasi, fungsi, serta keterbatasan produk sebelum memutuskan melakukan pembelian maupun pemasangan. Dengan demikian, konsumen dapat mengambil keputusan secara sadar dan tidak dirugikan setelah transaksi selesai.


Menanggapi keluhan tersebut, pihak Toko Lucky dikonfirmasi awak media melalui percakapan WhatsApp belum mendapatkan jawaban



Di sisi lain, konsumen berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara tuntas dan tidak berhenti pada penyampaian permohonan maaf. Ia menginginkan solusi yang dapat mengembalikan fungsi normal perangkatnya tanpa harus menanggung kerugian akibat pemasangan aksesori yang dinilai tidak sesuai.


Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha di bidang aksesori telepon seluler agar memberikan informasi yang lengkap kepada konsumen sebelum melakukan pemasangan produk. Penjelasan mengenai spesifikasi, kompatibilitas, kelebihan, maupun keterbatasan suatu produk merupakan bagian dari pelayanan yang diharapkan dapat melindungi hak konsumen sekaligus mencegah terjadinya kesalahpahaman di kemudian hari.

TerPopuler