• Jelajahi

    Copyright © Berita Warga NET, menyajikan informasi teraktual dan terupdate
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    AMI Geruduk Isu Pelayanan Puskesmas Torjun, Bupati Sampang Diminta Bertindak Tegas

    02/09/2026, September 02, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T23:57:36Z
    masukkan script iklan disini


    SAMPANG, BeritaWarga.net –
    Pelayanan Puskesmas Torjun, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan setelah keluarga seorang ibu hamil mempertanyakan tidak diberikannya surat rujukan untuk pemeriksaan lanjutan.


    Pasien tersebut, Yuliana, datang ke Puskesmas Torjun pada Senin (31/8) sekitar pukul 09.40 WIB bersama suaminya, Dasun, warga Dusun Tengoh Barat, Desa Pangongsean.


    Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter yang sedang bertugas, Dasun mengaku meminta surat rujukan agar istrinya dapat memperoleh pemeriksaan lanjutan di Klinik AMIN Medical Center Sampang. Namun, menurut pengakuan keluarga, permintaan tersebut tidak diberikan oleh dokter yang menangani pemeriksaan.


    “Yang kami pertanyakan, kenapa ketika kami meminta rujukan untuk pemeriksaan lanjutan justru tidak diberikan? Kami ingin mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan yang menurut kami lebih lanjut untuk kondisi istri saya,” ujar Dasun.


    Selain persoalan surat rujukan, keluarga juga mengeluhkan pelayanan di bagian loket pendaftaran. Mereka mengaku sempat mendapati petugas pelayanan atau FO tidak berada di loket ketika sejumlah pasien sedang menunggu. Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, petugas tersebut disebut sedang membeli jajanan di luar.


    Atas sejumlah persoalan tersebut, Dasun akhirnya memilih membawa istrinya pulang.


    Keluarga kemudian berupaya menghubungi nomor pelayanan Puskesmas Torjun yang tercantum di website. Namun, menurut mereka, nomor tersebut tidak dapat dihubungi karena disebut tidak aktif.


    Merasa membutuhkan penjelasan, pihak keluarga yang didampingi Aliansi Madura Indonesia (AMI) kemudian mendatangi Puskesmas Torjun untuk meminta klarifikasi.


    Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga ditemui langsung oleh Budi selaku Kepala Puskesmas Torjun. Budi menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga atas kejadian yang terjadi dan menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan, termasuk kinerja dokter serta petugas yang bertugas pada saat kejadian.


    Pihak keluarga berharap evaluasi tersebut dapat memberikan kejelasan mengenai dasar pertimbangan tidak diberikannya surat rujukan serta memastikan pelayanan terhadap pasien, khususnya ibu hamil, diberikan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.


    Sementara itu, AMI turut mempertanyakan dasar pertimbangan medis maupun prosedur pelayanan yang menjadi alasan surat rujukan tidak diberikan ketika pasien dan keluarga mengajukan permintaan pemeriksaan lanjutan.


    AMI berharap persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi serius sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tidak merasa dipersulit dan mendapatkan penjelasan yang jelas apabila suatu permintaan pelayanan tidak dapat dipenuhi.


    Terkait petugas yang dikeluhkan keluarga, AMI juga meminta agar pihak Puskesmas Torjun melakukan tindak lanjut dan memberikan evaluasi serta sanksi sesuai ketentuan apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap standar pelayanan.


    BeritaWarga.net akan terus mengawal persoalan ini dan memberikan ruang klarifikasi kepada pihak-pihak terkait untuk menjaga pemberitaan tetap berimbang dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini