SEMARANG, BeritaWarga.net – Dalam upaya meningkatkan mutu pengelolaan sekolah dan kualitas pembelajaran, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Surabaya Utara menggelar kegiatan benchmarking dan berbagi praktik baik (best practice sharing) bersama SMP Islam Al Azhar 23 Semarang.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, tersebut diikuti sebanyak 28 kepala SMP swasta yang tergabung dalam MKKS SMP Swasta Surabaya Utara. Rombongan tiba di SMP Islam Al Azhar 23 Semarang sekitar pukul 13.30 WIB dan mendapat sambutan hangat dari jajaran guru serta keluarga besar SMP Islam Al Azhar 23 Semarang.
Setibanya di lokasi, para peserta diajak berkeliling untuk melihat secara langsung lingkungan sekolah dan kegiatan pembelajaran di sejumlah ruang kelas. Setelah itu, sebanyak 28 kepala sekolah mengikuti kegiatan utama yang dilaksanakan di hall SMP Islam Al Azhar 23 Semarang.
Kegiatan benchmarking ini menjadi momentum penting untuk saling bertukar pengalaman, mengevaluasi sistem manajemen pendidikan, serta membangun jaringan kolaborasi antar-lembaga pendidikan.
Benchmarking dalam dunia pendidikan bukan sekadar kunjungan studi banding, melainkan proses sistematis untuk mengukur, membandingkan, dan mempelajari berbagai praktik pengelolaan sekolah dari lembaga yang dinilai memiliki keunggulan.
Melalui kegiatan tersebut, para kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS SMP Swasta Surabaya Utara berkesempatan untuk melihat dan mempelajari sistem manajemen operasional, pengelolaan kurikulum, kesiswaan, hingga berbagai inovasi pembelajaran yang diterapkan oleh SMP Islam Al Azhar 23 Semarang.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan kepemimpinan para kepala sekolah agar mampu menjadi penggerak perubahan yang responsif terhadap perkembangan dunia pendidikan.
Dalam sesi berbagi praktik baik, kedua belah pihak berdiskusi secara interaktif mengenai berbagai program unggulan yang telah memberikan dampak positif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Salah satu materi penting yang disampaikan Kepala SMP Islam Al Azhar 23 Semarang adalah mengenai pengawasan dan evaluasi berkelanjutan dalam pengelolaan sekolah.
Dalam paparannya, disampaikan pentingnya menerapkan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) dalam setiap program sekolah. Sistem tersebut diharapkan mampu memastikan setiap program dapat berjalan secara efektif, terukur, serta dievaluasi secara berkala untuk mencapai hasil yang optimal.
Selain itu, SMP Islam Al Azhar 23 Semarang juga menekankan pentingnya membangun budaya sekolah berbasis nilai. Pendidikan karakter diintegrasikan ke dalam berbagai kegiatan sekolah, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler, sebagai upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik.
Penguatan kepemimpinan instruksional (instructional leadership) juga menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan tersebut. Kepala sekolah diharapkan mampu berperan aktif sebagai penggerak utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, berorientasi pada hasil belajar peserta didik, serta memberikan dukungan terhadap kebutuhan dan pengembangan kompetensi guru.
Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya menyampaikan bahwa kolaborasi antara MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan SMP Islam Al Azhar 23 Semarang merupakan langkah positif dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan.
SMP PGRI 6 Surabaya sendiri berlokasi di Jalan Bulak Rukem III Nomor 7-9, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, keterbukaan, serta kemauan untuk terus belajar dari berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh sekolah lain.
“Kolaborasi antara MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan SMP Islam Al Azhar 23 Semarang membuktikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Sinergi yang terbangun melalui benchmarking dan berbagi praktik baik ini diharapkan mampu menginspirasi sekolah-sekolah di wilayah Surabaya Utara untuk terus berbenah, berinovasi, serta menyajikan pendidikan berkualitas tinggi,” ujarnya.
Kegiatan benchmarking dan berbagi praktik baik tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program dan inovasi yang dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing sekolah.
Dengan adanya kolaborasi ini, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah sinergi para kepala sekolah dalam menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran serta masa depan peserta didik.


