-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Warga NET, menyajikan informasi teraktual dan terupdate
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kapolda Bali Irjen Pol Pasma Royce Sambangi Pura Agung Jagatnatha, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat Jaga Harmoni Pulau Dewata

    20/10/2026, Oktober 20, 2026 WIB Last Updated 2026-10-20T09:02:56Z
    masukkan script iklan disini


    BeritaWarga.net, DENPASAR – Suasana pagi yang teduh di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, menjadi momentum bagi Kapolda Bali Irjen Pol Pasma Royce bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Bali untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Sambang Kamtibmas.

    Kegiatan tersebut mencerminkan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan komunikasi, silaturahmi, serta upaya membangun kepercayaan publik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Di tengah suasana pura yang tenang, Kapolda Bali bersama jajaran hadir untuk menyapa pengurus pura dan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut. Interaksi secara langsung ini menjadi ruang untuk merawat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga kondusivitas Bali.

    Bagi Polda Bali, menjaga keamanan Pulau Dewata bukan sekadar menjalankan tugas institusional. Upaya tersebut juga merupakan bentuk pengabdian dalam melindungi kehidupan masyarakat, menjaga keharmonisan sosial, serta menghormati nilai-nilai budaya dan spiritual yang menjadi bagian penting dari identitas Bali.

    Sambang Kamtibmas, Kedepankan Pendekatan Humanis

    Kehadiran Kapolda Bali beserta jajaran di Pura Agung Jagatnatha menunjukkan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui komunikasi yang terbuka dan sederhana, polisi dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

    Dialog langsung dengan pengurus pura dan warga juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah. Masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan perhatian maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan, sedangkan kepolisian dapat memperkuat koordinasi dan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban.

    Kepercayaan publik tidak cukup dibangun melalui imbauan semata. Kepercayaan perlu dirawat melalui kehadiran, sikap terbuka, komunikasi yang baik, serta tindak lanjut terhadap persoalan yang disampaikan masyarakat.

    Dalam konteks tersebut, Sambang Kamtibmas menjadi salah satu bentuk pendekatan yang mendekatkan institusi kepolisian dengan kehidupan sehari-hari warga.

    Menjaga Keamanan, Menghormati Budaya dan Kerukunan

    Bali dikenal dengan kekayaan tradisi, budaya, serta kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi keharmonisan. Kondisi tersebut membutuhkan dukungan semua pihak agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga, termasuk melalui sikap saling menghormati di tengah keberagaman.

    Kehadiran kepolisian di lingkungan tempat ibadah juga membawa pesan penting mengenai perlunya menjaga suasana yang aman dan kondusif agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan nyaman.

    Sinergi antara kepolisian, pengurus tempat ibadah, tokoh masyarakat, dan warga menjadi unsur penting dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Komunikasi yang terjalin dengan baik dapat membantu mendeteksi persoalan sejak dini serta mendorong penyelesaian secara tepat sesuai ketentuan yang berlaku.

    Karena itu, menjaga keamanan Bali tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat. Partisipasi masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesediaan untuk berkomunikasi dengan pihak terkait merupakan bagian penting dari upaya bersama menjaga Pulau Dewata.

    Kepercayaan Publik Harus Diikuti Pelayanan Nyata

    Kegiatan Sambang Kamtibmas juga menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan kepolisian tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan yang sehat dengan masyarakat.

    Kehadiran aparat di tengah warga perlu terus diikuti pelayanan yang profesional, responsif, dan proporsional. Aspirasi yang disampaikan masyarakat harus menjadi perhatian, sedangkan setiap persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut perlu ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.

    Pendekatan seperti ini penting untuk memperkuat legitimasi sosial kepolisian sekaligus mendorong masyarakat agar tidak ragu berkomunikasi dengan aparat ketika menghadapi persoalan keamanan di lingkungannya.

    Merawat Harmoni Pulau Dewata

    Melalui kegiatan Sambang Kamtibmas di Pura Agung Jagatnatha, Kapolda Bali Irjen Pol Pasma Royce bersama jajaran Polda Bali menegaskan pentingnya kedekatan antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keharmonisan kehidupan di Bali.

    Pesan yang mengemuka dari kegiatan tersebut adalah bahwa keamanan bukan semata-mata tentang kehadiran aparat, melainkan juga tentang tumbuhnya rasa aman, kepercayaan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

    Dengan komunikasi yang terus terpelihara, sinergi yang semakin kuat, serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan keagamaan, upaya menjaga Bali sebagai wilayah yang aman, damai, dan harmonis diharapkan dapat terus diperkuat.

    Pura Agung Jagatnatha menjadi latar bagi pesan sederhana namun mendasar: menjaga keamanan Pulau Dewata merupakan pengabdian bersama yang membutuhkan kehadiran, kepedulian, dan kepercayaan antara kepolisian dan masyarakat.

    Catatan redaksi: Naskah ini disusun berdasarkan bahan yang diberikan. Tanggal pelaksanaan, kutipan langsung Kapolda, serta keterangan resmi tambahan belum dicantumkan karena belum tersedia dalam bahan sumber.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Hukrim

    +