Polres Gresik Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Bersih dan Transparan, Usung Prinsip BETAH -->

Polres Gresik Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Bersih dan Transparan, Usung Prinsip BETAH

02/04/2026, April 02, 2026

GRESIK, BeritaWarga.net – Komitmen menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih dan transparan kembali ditegaskan Polres Gresik melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Tahun Anggaran 2026, Selasa (31/3/2026).



Kegiatan yang digelar di Mapolres Gresik tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan serentak secara nasional, dengan mengusung prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif serta bebas dari praktik kecurangan.



Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, memimpin langsung kegiatan tersebut. Turut hadir dalam acara ini jajaran internal Polres, di antaranya Kabag SDM Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto selaku Ketua Pelaksana, bersama unsur pengawas internal.



Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya keterlibatan instansi eksternal dalam menjamin objektivitas dan kredibilitas proses seleksi. Sejumlah perwakilan instansi lintas sektor turut hadir dan menandatangani MoU, di antaranya dari Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik.



“Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Tujuannya satu, yakni mewujudkan proses rekrutmen yang BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” ujar Kapolres.



Ia menambahkan, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip keadilan (fairness) serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.



Antusiasme generasi muda Kabupaten Gresik untuk bergabung menjadi anggota Polri pun menunjukkan tren positif. Hingga saat ini tercatat sebanyak 141 pendaftar, dengan 106 peserta di antaranya telah dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi awal.



Kapolres menegaskan bahwa tingginya minat tersebut harus diimbangi dengan pelaksanaan seleksi yang jujur dan bebas dari praktik penyimpangan.



“Kami berkomitmen penuh melaksanakan rekrutmen tanpa pungli, tanpa titipan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan media untuk ikut mengawasi,” tegasnya.



Melalui penguatan pengawasan lintas instansi, Polres Gresik optimistis mampu menjaring calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas. Mulai dari verifikasi ijazah oleh Dinas Pendidikan, validasi data kependudukan oleh Dispendukcapil, hingga pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan seleksi berjalan objektif.



Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan semakin dicintai masyarakat, sejalan dengan visi Polri Presisi.

TerPopuler