DENPASAR, BALI, BeritaWarga.net – Semangat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa kembali digaungkan dalam Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 yang digelar di halaman depan Mapolda Bali, Jumat (21/8/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dan dihadiri Wakapolda Bali beserta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Bali. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan Polri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda Bali menegaskan bahwa Hari Juang Polri bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan para pendahulu yang telah mengabdikan diri demi bangsa dan negara.
“Hari Juang Polri adalah momentum untuk mengenang kembali ikrar dan semangat kepolisian dalam membela kemerdekaan serta menjaga kedaulatan bangsa,” ujar Irjen Pol Daniel Adityajaya.
Menurutnya, nilai keberanian, pengorbanan, loyalitas, integritas, dan kecintaan terhadap tanah air harus terus diwariskan kepada seluruh personel Polri. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi moral dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolda Bali juga menekankan bahwa sejarah perjuangan kepolisian tidak boleh hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi harus menjadi sumber inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian di era modern. Seiring perkembangan zaman, tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat semakin kompleks, mulai dari kriminalitas konvensional hingga kejahatan berbasis teknologi dan ruang digital.
Oleh karena itu, semangat kejuangan harus berjalan seiring dengan profesionalisme dan transformasi institusi. Setiap anggota Polri dituntut memberikan pelayanan yang cepat, tepat, humanis, transparan, serta berpegang teguh pada hukum dan prinsip Presisi.
Kapolda Bali mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset penting yang harus dijaga melalui sikap dan tindakan nyata setiap anggota di lapangan. Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjadi kewajiban kedinasan, tetapi juga tanggung jawab moral kepada bangsa dan negara.
“Nilai-nilai kejuangan para pendahulu harus terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” tegasnya.
Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 juga menjadi momentum memperkuat soliditas internal jajaran Polda Bali. Kehadiran Wakapolda Bali dan para PJU menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga pelaksanaan tugas kepolisian agar tetap sejalan dengan harapan masyarakat serta perkembangan situasi keamanan yang dinamis.
Di tengah karakteristik Bali sebagai daerah dengan kekuatan budaya dan sektor pariwisata yang tinggi, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan humanis dan profesional menjadi kunci dalam merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Menutup amanatnya, Kapolda Bali menegaskan bahwa semangat Proklamasi Polri harus terus hidup dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Semangat Proklamasi Polri akan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita kepada negeri. Salam Presisi!” pungkasnya.
Melalui peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 ini, jajaran Polda Bali diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam meneruskan semangat perjuangan para pendahulu melalui pengabdian terbaik, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
