Harga Minyak, Bawang, hingga LPG Naik Bertahap di Surabaya -->

Harga Minyak, Bawang, hingga LPG Naik Bertahap di Surabaya

14/04/2026, April 14, 2026


Beritawarga.net |  SURABAYA – Lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Surabaya mulai dirasakan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap pada sejumlah komoditas penting seperti minyak goreng, bawang merah, hingga gas LPG 3 kilogram (13/4).


Sejumlah pedagang di pasar tradisional mengakui adanya kenaikan harga yang terus berlangsung meski tidak terjadi secara drastis dalam satu waktu. Namun, akumulasi kenaikan tersebut kini mulai dirasakan cukup memberatkan, baik bagi pedagang maupun konsumen.


Salah satu pedagang di Pasar Inpres Bratang menyebutkan bahwa harga minyak goreng mengalami kenaikan berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000 per kemasan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap mengikuti distribusi dari pemasok.


“Untuk minyak goreng, sekarang naik sekitar tiga sampai lima ribu. Tidak langsung tinggi, tapi pelan-pelan naiknya,” ujar salah satu pedagang saat ditemui di lokasi.


Selain minyak goreng, komoditas bawang juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Pedagang mengaku harga dari distributor sudah lebih dulu naik, sehingga mereka terpaksa menyesuaikan harga jual di tingkat pasar.


Tidak hanya sektor bahan pangan, dampak kenaikan harga juga dirasakan oleh pelaku usaha lain, seperti toko plastik. Salah satu pemilik toko plastik di kawasan Ngagel mengungkapkan bahwa harga barang yang mereka jual juga mengalami kenaikan, mengikuti harga bahan baku yang meningkat.


“Barang plastik juga sudah naik sebelumnya. Jadi sekarang penjualan ikut terdampak karena harga dari sananya sudah tinggi,” jelasnya.


Sementara itu, dari sisi konsumen, kondisi ini turut menimbulkan kekhawatiran. Seorang pembeli di Pasar Wonokromo Retno, membenarkan bahwa sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga, termasuk gas LPG 3 kilogram yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga.


“Sekarang apa-apa naik, dari bahan dapur sampai LPG 3 kilo juga naik serta susah,” ungkapnya.


Kenaikan harga kebutuhan pokok ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan distribusi barang di pasar. Jika tidak segera dikendalikan, kondisi ini dikhawatirkan akan semakin membebani masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.


Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret, seperti operasi pasar, pengawasan distribusi, serta memastikan ketersediaan stok di tingkat pedagang. Stabilitas harga menjadi kunci penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mencegah dampak ekonomi yang lebih luas.


Hingga saat ini, para pedagang berharap harga dapat segera stabil agar daya beli masyarakat tidak semakin menurun. Mereka juga berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga yang berkelanjutan.

TerPopuler