Beritawarga.net | Mangupura – Menanggapi beredarnya video viral di media sosial yang melibatkan anggota Polsek Kuta Utara, Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, SH, SIK, MH., akhirnya buka suara. Dalam keterangannya pada Kamis (30/4/2026) dihadapan sejumlah awak media, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut yang dinilai telah menimbulkan perhatian publik.
Kapolres menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Maret 2026 sekitar pukul 13.00 Wita di simpang traffic light Simpang Semer, Kuta Utara. Saat itu, dua personel kepolisian menghentikan dua pelanggar lalu lintas, yakni seorang warga negara asing (WNA) bersama seorang WNI yang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm serta menerobos lampu merah.
Dua anggota yang bertugas, yakni Aiptu N.A. dan Aiptu I.G.N.A.A., disebut telah melakukan peneguran secara humanis kepada pelanggar. Dalam potongan video yang beredar, terlihat percakapan terkait penjelasan besaran denda tilang sesuai ketentuan, yakni Rp500 ribu untuk pelanggaran menerobos lampu merah sesuai dengan Pasal 287 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kapolres menegaskan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat penerimaan uang dalam bentuk apa pun oleh petugas.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap menindaklanjuti kejadian tersebut melalui fungsi pengamanan internal. Pemeriksaan dan permintaan keterangan terhadap anggota yang bersangkutan telah dilakukan guna mengetahui secara utuh kronologi kejadian yang sebenarnya.
“Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, kami akan mengambil tindakan secara profesional dan proporsional sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres Badung. Ia juga menekankan komitmen institusinya untuk menjaga integritas serta memastikan seluruh anggota Polri bertindak sesuai aturan dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi.
Kapolres Badung berharap masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada institusi kepolisian serta tidak mudah terprovokasi oleh potongan informasi yang belum tentu menggambarkan kejadian secara utuh. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Badung. (hms)
