SURABAYA, BeritaWarga.net – Semangat kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh keluarga besar Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Pelabuhan Tanjung Perak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) YKB ke-46.
Sebagai bentuk aksi nyata pelestarian alam, YKB menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan Greges Timur Gg. Buyu Indah, Kecamatan Asemrowo, Kota Surabaya, pada Selasa (22/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di pesisir utara Surabaya ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda. Menariknya, acara tersebut melibatkan langsung murid dari SMP Kemala Bhayangkari 8 Surabaya yang tampak antusias mengikuti setiap tahapan penanaman.
Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Sejak pagi hari, lokasi penanaman sudah dipadati para pengurus yayasan bersama para siswa yang mengenakan pakaian olahraga. Meski harus berhadapan dengan lumpur khas kawasan pesisir, semangat para peserta tetap tinggi.
Para murid SMP Kemala Bhayangkari 8 terlihat bersemangat saat mulai belajar menanam bibit mangrove dengan benar di titik-titik yang telah ditentukan. Kegiatan ini menjadi pengalaman baru sekaligus pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
“Kegiatan ini sangat seru! Kami jadi tahu betapa pentingnya mangrove untuk melindungi kota kita dari abrasi. Capek sedikit tidak apa-apa, yang penting bisa berkontribusi buat alam,” ujar Frans (8), salah satu siswa peserta kegiatan.
Acara Berlangsung Tertib dan Penuh Kebahagiaan
Sepanjang kegiatan, suasana kekeluargaan begitu terasa. Pengurus Cabang YKB Pelabuhan Tanjung Perak turut mendampingi para siswa, memberikan arahan sekaligus motivasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir.
Koordinasi yang baik membuat acara berjalan dengan tertib, santai, namun tetap penuh makna dan kebahagiaan. Penanaman mangrove di wilayah Asemrowo dipilih karena lokasinya yang strategis untuk memperkuat benteng alami pesisir Surabaya dari ancaman abrasi.
Melalui kegiatan ini, YKB berharap dapat meninggalkan warisan hijau bagi masa depan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota yayasan, guru, dan para murid.
Momentum HUT ke-46 ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, namun berdampak besar bagi keberlangsungan alam dan generasi mendatang.
