SURABAYA, BeritaWarga.net – Polda Jawa Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih peringkat ke-5 dalam kategori penyelesaian penanganan perkara tindak pidana korupsi (tipikor) tahun 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan kepada Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Roy H.M. Sihombing, dalam ajang Rapat Kerja Teknis Kortastipidkor Polri 2026 Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan Rakernis yang menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan strategi pemberantasan korupsi ini digelar sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Dalam forum tersebut, berbagai capaian kinerja sepanjang tahun 2025 menjadi indikator utama penilaian, termasuk efektivitas penyelesaian perkara, profesionalitas penyidikan, serta kontribusi terhadap penegakan hukum yang berintegritas.
Penghargaan yang diraih Polda Jatim menempatkan institusi tersebut dalam jajaran lima besar nasional, bersanding dengan sejumlah Polda lain yang juga menunjukkan kinerja optimal dalam penanganan perkara korupsi.
Capaian ini mencerminkan komitmen kuat jajaran Ditreskrimsus dalam menindaklanjuti berbagai kasus korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Rakernis Kortastipidkor Polri Tahun 2026 sendiri mengusung tema penguatan peran satuan kerja dalam implementasi regulasi hukum nasional, sekaligus mengawal program prioritas pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Forum ini juga menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas penyidik di seluruh Indonesia.
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Roy H.M. Sihombing, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta sinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum lainnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penanganan perkara, mempercepat proses penyidikan, serta memastikan pengembalian kerugian negara berjalan optimal.
“Prestasi ini adalah hasil kerja kolektif. Kami akan terus berkomitmen meningkatkan profesionalitas dalam penanganan perkara tipikor serta menjaga integritas institusi,” ujarnya.
Keberhasilan Polda Jatim meraih peringkat lima besar nasional ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jawa Timur untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi yang menjadi salah satu fokus utama penegakan hukum di Indonesia.
Selain itu, capaian ini juga menjadi indikator bahwa upaya penegakan hukum di lingkungan Polda Jatim berjalan ke arah yang lebih baik, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan bagi masyarakat.
Dengan hasil tersebut, Polda Jatim diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan posisinya di tingkat nasional pada tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberantas tindak pidana korupsi.
