-->
  • Jelajahi

    Copyright © Berita Warga NET, menyajikan informasi teraktual dan terupdate
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kuota Sopir Ekspedisi Ludes, Dugaan Permainan Biosolar Bersubsidi di SPBU Codo Polres diminta Segera Bertindak

    29/09/2026, September 29, 2026 WIB Last Updated 2026-09-29T11:41:54Z
    masukkan script iklan disini


    BeritaWarga.net, INDRAGIRI HULU — Seorang sopir kendaraan ekspedisi, Sujiantara, mengaku mengalami hal yang tidak menyenangkan setelah mengetahui kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar bersubsidi miliknya diduga telah habis digunakan, padahal dirinya merasa belum menggunakan seluruh kuota tersebut.

    Peristiwa itu diketahui ketika Sujiantara hendak mengisi BBM di salah satu SPBU di wilayah Kediri. Namun, saat akan melakukan pengisian, dirinya mendapat informasi bahwa kuota Biosolar yang tercatat pada sistem sudah habis.

    Merasa ada kejanggalan, Sujiantara kemudian menelusuri penggunaan kuota BBM miliknya. Dari informasi yang diperolehnya, kuota tersebut diduga telah digunakan di SPBU Codo (13.293.624) yang berlokasi di Jalan Lintas Timur, Desa Bunga Tanjung, Puncak Selasih, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

    Sujiantara menduga kuota Biosolar miliknya digunakan oleh pihak lain tanpa sepengetahuannya.

    Kasus tersebut kemudian dikomunikasikan kepada pihak kepolisian. Saat dikonfirmasi redaksi pada Selasa (29/9/2026), SPKT Polres Indragiri Hulu menyampaikan bahwa informasi tersebut akan diteruskan kepada Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) untuk ditindaklanjuti.

    Pihak SPKT juga menyampaikan bahwa perkembangan terkait langkah penanganan selanjutnya akan disampaikan kepada redaksi. Namun, hingga berita ini disusun, redaksi belum menerima informasi lanjutan dari piket Reskrim Polres Indragiri Hulu terkait hasil penanganan laporan tersebut.

    Pertamina Imbau Konsumen Laporkan Melalui 135

    Redaksi juga meminta tanggapan kepada Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, terkait persoalan tersebut.

    Ahad menyampaikan agar konsumen yang mengalami persoalan serupa dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 untuk mendapatkan panduan, termasuk apabila diperlukan proses pembaruan barcode.

    “Sebagai bentuk pencegahan, simpan barcode dan tidak dipindahtangankan, atau tidak menggunakan layanan jasa pembuatan barcode,” demikian imbauan yang disampaikan kepada konsumen.

    Kasus yang dialami Sujiantara ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan penggunaan kuota BBM bersubsidi. Dugaan penggunaan kuota oleh pihak lain tentunya perlu ditelusuri untuk memastikan bagaimana transaksi tersebut dapat tercatat dalam sistem dan siapa yang melakukan pengisian.

    Redaksi masih membuka ruang konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk pengelola SPBU Codo dan pihak kepolisian, guna memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai dugaan penggunaan kuota Biosolar tersebut.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Hukrim

    +