BeritaWarga.net, Surabaya - Seorang pria yang diduga terlibat kasus penjambretan dilaporkan meninggal dunia setelah diamankan di Mapolsek Gunung Anyar, Polrestabes Surabaya, pada Minggu (19/7/2026). Peristiwa tersebut kini memunculkan berbagai pertanyaan mengenai penyebab kematian yang bersangkutan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria tersebut merupakan warga kawasan Gembong, Surabaya. Ia diduga melakukan aksi penjambretan di wilayah Rungkut Tengah sebelum akhirnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Saat berusaha kabur, yang bersangkutan disebut mengalami kecelakaan dengan menabrak sebuah tiang di dekat area sekolah. Setelah itu, warga bersama Ketua RW setempat mengamankannya.
Kapolsek Gunung Anyar IPTU Tulus saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, setelah diamankan warga, terduga pelaku dibawa menggunakan mobil patroli dengan rencana mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Gunung Anyar.
Namun sebelum sempat menjalani pemeriksaan kesehatan, yang bersangkutan disebut meminta izin menggunakan toilet di Mapolsek Gunung Anyar.
“Yang bersangkutan diamankan setelah diduga melakukan penjambretan di wilayah Rungkut Tengah dan mengalami kecelakaan menabrak tiang dekat sekolah. Setelah diamankan warga dan dibawa menggunakan mobil patroli untuk diarahkan ke puskesmas, yang bersangkutan masuk ke toilet dan kemudian diketahui meninggal dunia,” ujar IPTU Tulus.
Sementara itu, awak media juga menerima informasi dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Narasumber tersebut mengklaim bahwa korban saat pertama kali diamankan warga masih dalam keadaan sadar.
Narasumber juga menyebut adanya dugaan kekerasan yang terjadi setelah korban berada di lingkungan Mapolsek Gunung Anyar. Namun, hingga saat ini informasi tersebut belum dapat diverifikasi dan belum didukung bukti yang dapat dipastikan kebenarannya.
Atas adanya informasi yang beredar tersebut, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Kanit Reskrim Polsek Gunung Anyar, IPDA Gusti, maupun Propam Polrestabes Surabaya terkait kronologi lengkap serta penyebab pasti meninggalnya terduga pelaku.
Peristiwa ini diharapkan dapat diusut secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Apabila terdapat dugaan pelanggaran prosedur maupun tindak pidana, penanganannya diharapkan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.