DENPASAR, BeritaWarga.net – Kepolisian Daerah Bali kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi, mutasi, dan pelantikan sejumlah pejabat strategis sebagai bagian dari pembinaan karier personel serta upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pelantikan pejabat baru yang dipimpin langsung oleh Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (29/5/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU), perwira menengah, serta personel jajaran Polda Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan menjaga profesionalisme, meningkatkan efektivitas kinerja organisasi, sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polda Bali.
Dalam prosesi sertijab tersebut, sejumlah jabatan penting mengalami pergantian. Salah satu posisi strategis yang diserahterimakan adalah Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman kini resmi diserahkan kepada Kombes Pol Lintar Mahardhono.
Pergantian kepemimpinan di Direktorat Reserse Kriminal Umum tersebut diharapkan semakin memperkuat kinerja penegakan hukum di Bali, khususnya dalam menangani berbagai tindak pidana yang menjadi perhatian masyarakat. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki pejabat baru, jajaran Ditreskrimum diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan kasus serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain jabatan Dirreskrimum, sertijab juga dilakukan pada posisi Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polda Bali. Jabatan yang sebelumnya dipegang oleh AKBP Ida Bagus Dedi Januarta kini resmi diserahterimakan kepada Kompol I Nyoman Karang Adiputra.
Rotasi jabatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri yang bertujuan memberikan kesempatan kepada personel untuk mengembangkan kompetensi dan pengalaman melalui penugasan baru yang lebih menantang sesuai kebutuhan organisasi.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Bali juga melantik AKBP Ismi Rahayu sebagai Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) Polda Bali yang baru setelah pejabat sebelumnya memasuki masa purna tugas.
Dalam amanatnya, Kapolda Bali menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam tubuh Polri. Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, mutasi juga menjadi sarana pembinaan karier yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat kapasitas kelembagaan.
“Terima kasih atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang telah diberikan selama bertugas. Kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan tugas-tugas kepolisian di wilayah Bali,” ujar Kapolda Bali.
Kapolda juga mengingatkan para pejabat yang baru menerima amanah jabatan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru serta memahami karakteristik tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik, memperkuat sinergi internal, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, dinamika sosial masyarakat, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang adaptif, profesional, responsif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kapolda Bali juga menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai tersebut menjadi landasan utama bagi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dengan adanya rotasi, mutasi, dan pelantikan pejabat baru ini, Polda Bali diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.
Penyegaran organisasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus bertransformasi menuju institusi yang modern, profesional, unggul, dan terpercaya. Melalui kepemimpinan baru di sejumlah jabatan strategis, Polda Bali optimistis mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(Redaksi BeritaWarga.net)
