Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan kepada para pengemudi yang turun langsung menyuarakan aspirasi di lapangan.
Pj Geranat’s menyebutkan, pihaknya berharap tidak ada pengemudi yang tetap mengambil order selama aksi berlangsung guna menghindari gesekan maupun potensi sweeping di sejumlah titik lokasi aksi.
“Kami mengimbau rekan-rekan ojol agar mematikan aplikasi sementara pada saat aksi berlangsung. Ini bentuk saling menghargai perjuangan teman-teman di lapangan,” ujarnya.
Diperkirakan ribuan pengemudi ojek online dari berbagai daerah di Jawa Timur akan mengikuti aksi yang dipusatkan di Kota Surabaya. Massa aksi disebut akan membawa sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan mitra pengemudi serta kebijakan dari pihak aplikator transportasi online.
Selain itu, Geranat’s juga meminta seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif, tidak melakukan tindakan anarkis, serta mematuhi arahan aparat keamanan selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Kota Surabaya pada Rabu, 20 Mei 2026, khususnya di sekitar titik-titik konsentrasi massa aksi.
