Arus Balik H+4 Lebaran 1447 H di Ketapang Meningkat, Polresta Banyuwangi Pastikan Situasi Terkendali -->

Arus Balik H+4 Lebaran 1447 H di Ketapang Meningkat, Polresta Banyuwangi Pastikan Situasi Terkendali

26/03/2026, Maret 26, 2026


Banyuwangi,BeritaWarga.net -
Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pergerakan arus balik di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi mencatat adanya kenaikan volume kendaraan dan penumpang yang cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya, Selasa (24/03/2026).



Berdasarkan data per 23 Maret 2026, tercatat lebih dari 10.000 kendaraan telah menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk, Bali. Secara akumulatif, volume kendaraan pada arus mudik dan balik tahun 2026 ini meningkat sebesar 18% dengan total mencapai 1.711.044 unit. Sementara itu, jumlah penumpang mengalami lonjakan hingga 22% dibanding tahun 2025, dengan total mencapai 2.321.319 orang.



Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa meskipun terjadi peningkatan volume, kondisi penyeberangan saat ini masih dalam kategori normal dan terkendali. Polresta Banyuwangi telah menyiapkan skema mitigasi komprehensif di bawah arahan Kapolda Jawa Timur serta hasil assessment dari Dirlantas Polda Jatim.



“Kami telah menyiagakan 16 titik buffer zone atau area penyangga yang mampu menampung lonjakan kendaraan. Ini merupakan bagian dari manajemen arus untuk mengantisipasi kepadatan di area pelabuhan jika terjadi situasi darurat. Kami juga mengimbau masyarakat memanfaatkan fleksibilitas kerja seperti Work From Anywhere (WFA) guna menghindari puncak arus balik pada akhir pekan ini,” ujar Kombes Pol Rofiq.



Lebih lanjut, pihaknya menekankan pentingnya akses informasi yang akurat bagi para pemudik. Polresta Banyuwangi telah bekerja sama dengan berbagai kanal media, termasuk siaran radio dan portal berita nasional, untuk memberikan pembaruan kondisi lalu lintas secara berkala setiap pukul 08.00 pagi dan 20.00 malam.



Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan empat hal penting demi keselamatan selama perjalanan:



1. Tidak memaksakan diri berkendara saat lelah, segera beristirahat.


2. Memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.


3. Aktif memantau informasi resmi dari petugas.


4. Tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan lingkungan serta berdoa demi keselamatan.



“Kelancaran arus balik ini tidak hanya bergantung pada pengamanan aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan perencanaan matang dari masyarakat. Kami mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, ASDP, Basarnas hingga organisasi masyarakat yang terlibat langsung di lapangan,” tambahnya.


Hingga saat ini, operasional dermaga dan kapal penyeberangan di Pelabuhan Ketapang berjalan normal tanpa kendala teknis yang berarti. Polresta Banyuwangi akan terus bersiaga hingga berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk memastikan para pemudik dapat kembali ke tempat aktivitas masing-masing dengan aman dan lancar.

TerPopuler