Bupati Lamongan Pimpin Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Ribuan Liter Miras dan 252 Knalpot Brong Dimusnahkan -->

Bupati Lamongan Pimpin Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Ribuan Liter Miras dan 252 Knalpot Brong Dimusnahkan

12/03/2026, Maret 12, 2026


Lamongan, BeritaWarga.net -
Jawa Timur – Pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Lamongan resmi dimulai. 


Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di kawasan Alun-Alun Lamongan pada Kamis (12/3/2026) sore.


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Lamongan Arif Fazlurrahman, Dandim dari Kodim 0812 Lamongan, jajaran Kejaksaan Negeri Lamongan, serta Pengadilan Negeri Lamongan.


Kegiatan tersebut menandai dimulainya operasi pengamanan Lebaran yang digelar oleh Polres Lamongan dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait.


Sinergi Forkopimda Amankan Mudik Lebaran

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum mudik dan balik Lebaran.


Menurutnya, arus mudik merupakan tradisi tahunan yang selalu mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.


Oleh karena itu, koordinasi yang solid antara seluruh unsur pengamanan menjadi hal yang sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar.


“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat. Dengan kerja sama yang solid, kita dapat memastikan masyarakat Lamongan maupun para pemudik bisa menjalankan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar Yuhronur Efendi di hadapan peserta apel.


Apel gelar pasukan tersebut juga diisi dengan prosesi penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Lamongan.


Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan jalur mudik, pusat keramaian, rumah ibadah, tempat wisata, serta lokasi-lokasi yang diprediksi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.


Ribuan Liter Miras dan Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilakukan aparat kepolisian selama bulan suci Ramadhan.


Pemusnahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh jajaran Forkopimda dengan cara menggergaji knalpot brong menggunakan mesin gerinda serta menghancurkan berbagai jenis minuman keras yang berhasil diamankan dari sejumlah operasi penertiban.


Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang Lebaran.


“Penindakan terhadap peredaran minuman keras dan penggunaan knalpot tidak standar ini merupakan komitmen kami untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat, terutama selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri,” jelasnya.


Berdasarkan data kepolisian, barang bukti yang dimusnahkan meliputi:


3.479 liter minuman keras jenis toak

1.404,9 liter arak

200,86 liter bir

110,2 liter anggur

6 liter vodka

Selain itu, aparat juga memusnahkan 252 unit knalpot brong yang tidak memenuhi standar spesifikasi teknis kendaraan bermotor.


Knalpot tersebut selama ini kerap menimbulkan keluhan masyarakat karena menghasilkan suara bising yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan.


Limbah Dimusnahkan di TPA Tambakrigadung

Setelah proses pemusnahan dilakukan, seluruh limbah hasil penghancuran barang bukti tersebut kemudian diangkut untuk dibuang ke TPA Tambakrigadung yang berada di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.


Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pemusnahan berlangsung secara aman serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.


Pihak kepolisian juga memastikan bahwa seluruh barang bukti yang dimusnahkan telah melalui proses hukum serta administrasi yang sesuai dengan prosedur yang berlaku.


Komitmen Ciptakan Situasi Kondusif

Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Jawa Timur untuk mengamankan arus mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik Lebaran.


Dengan adanya operasi tersebut, diharapkan seluruh aktivitas masyarakat selama momentum Lebaran dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.


Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama jajaran aparat keamanan juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, serta turut menjaga keamanan lingkungan selama masa mudik dan libur Lebaran berlangsung.


Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini di Lamongan dapat berjalan dengan penuh khidmat, aman, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh warga.

TerPopuler