Denpasar, BeritaWarga.net – Dalam rangka pengamanan arus transportasi laut menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, personel gabungan melaksanakan pengamanan kedatangan kapal penumpang di Pos Pelayanan Pelabuhan Benoa sebagai bagian dari Operasi Ketupat Agung 2026.
Pengamanan dilakukan saat kedatangan kapal penumpang KM Tilongkabila milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, pada Senin, 16 Maret 2026 sekitar pukul 18.20 Wita.
Kapal yang datang dari Lembar tersebut membawa sebanyak 77 orang kru kapal dan menurunkan 191 penumpang di Pelabuhan Benoa.
Dalam kegiatan pengamanan ini, personel gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polri, Pelindo, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta petugas Karantina bersinergi melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penumpang yang turun dari kapal.
Pemeriksaan dilakukan melalui alat X-Ray terhadap barang bawaan penumpang. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan barang-barang terlarang sesuai target operasi seperti senjata tajam, bahan peledak, minuman keras maupun narkoba, serta tidak ditemukan pelanggaran lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Sesuai jadwal, KM Tilongkabila direncanakan kembali berangkat dari Pelabuhan Benoa pada Selasa, 17 Maret 2026 dengan tujuan Lembar.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar I Gede Adi Saputra Jaya menyampaikan bahwa pengamanan di kawasan pelabuhan akan terus ditingkatkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 guna memastikan keamanan arus penumpang dan barang menjelang hari raya tetap kondusif.
