Denpasar, BeritaWarga.net - Dalam rangka Ops Ketupat Agung 2026 yang bertepatan dengan Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Pos Pelayanan Pelabuhan Benoa melaksanakan pengamanan kedatangan kapal penumpang KM Binaiya di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Sabtu (21/3/2026).
Kapal milik PT Pelni tersebut tiba dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dengan membawa 75 orang crew. Adapun jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Benoa sebanyak 25 orang, sementara 91 penumpang lainnya merupakan penumpang lanjutan.
Pengamanan dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polri, Basarnas, Pelindo, Pelni, KSOP, serta Karantina. Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Kaposyan benoa dengan fokus utama pada pemeriksaan penumpang dan barang bawaan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Seluruh penumpang yang turun menjalani pemeriksaan ketat melalui mesin X-Ray. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan barang-barang terlarang sesuai target operasi, seperti senjata tajam, minuman keras, bahan peledak, maupun narkoba. Selain itu, tidak ditemukan adanya pelanggaran lainnya.
Setelah proses bongkar muat penumpang berjalan lancar, KM Binaiya dijadwalkan kembali berangkat pada hari yang sama pukul 13.00 Wita dengan tujuan Pelabuhan Bima. Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengamanan terpadu ini merupakan bentuk sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus transportasi laut selama pelaksanaan Ops Ketupat Agung 2026. Situasi di Pelabuhan Benoa secara umum terpantau aman dan kondusif.
