BeritaWarga.net, Mangupura – Misteri penemuan jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan terkubur pada Selasa (12/5/26) di areal persawahan Laba Pura Mukti, Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, akhirnya mulai menemukan titik terang. Identitas korban berhasil terungkap setelah pihak kepolisian mempublikasikan sejumlah ciri khusus berupa tato yang terdapat pada tubuh korban pada Rabu (13/5/26). Orang tua korban kemudian datang langsung ke Polsek Abiansemal sehari setelah ciri tato tersebut dipublikasikan dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah anak kandung mereka.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, SH, SIK, MH., pada Jumat (15/5/26) disela-sela memimpin rapat menyampaikan bahwa korban diketahui berinisial DAD, laki-laki, 25 tahun, beragama Islam, belum menikah dan berasal dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Identifikasi mengarah kuat kepada korban setelah keluarga mengenali sejumlah tato khas yang ada di tubuh korban, diantaranya tato bergambar mahkota pada dada sebelah kiri, tato berbentuk lingkaran dengan gambar bintang segi lima di bagian tengah pada lengan kiri, serta tato bertuliskan “D32N” dan “C2SP3R” pada bagian punggung kiri atas.
“Pihak keluarga telah datang dan mengonfirmasi langsung identitas korban berdasarkan ciri-ciri khusus tersebut dan mengaku mulai kehilangan kontak dengan korban sejak tanggal 8 Mei 2026 dan baru mengetahui adanya penemuan jenazah tersebut pada tanggal 12 Mei 2026 setelah informasi ciri tato korban dipublikasikan oleh pihak kepolisian. Saat ini proses identifikasi sudah mengarah kuat dan sedang kami lengkapi dengan langkah-langkah penyelidikan lainnya,” ujar Kapolres Badung.
Sebelumnya, warga setempat digegerkan dengan penemuan jenazah pria yang terkubur di area persawahan Laba Pura Mukti. Penemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, evakuasi jenazah, hingga pemeriksaan sejumlah saksi di sekitar lokasi. Publikasi ciri-ciri korban dilakukan guna membantu proses identifikasi dan mendapat respons cepat dari pihak keluarga korban yang datang ke Polsek Abiansemal untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Kapolres Badung menegaskan bahwa hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap secara pasti penyebab kejadian tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi maupun barang bukti lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan kepada pihak kepolisian. Perkembangan lebih lanjut nantinya akan kami sampaikan kembali setelah ada hasil yang dapat dipastikan,” tutup Kapolres Badung.