Tim media telah beberapa kali mendatangi kantor perusahaan tersebut untuk meminta konfirmasi secara langsung terkait dugaan pemanfaatan solar subsidi yang disebut-sebut digunakan untuk operasional perusahaan.
Upaya konfirmasi tersebut terakhir dilakukan pada 11 Mei 2026. Namun, hingga beberapa kali upaya konfirmasi dilakukan, belum ada penjelasan resmi yang disampaikan kepada awak media.
Selain mendatangi lokasi perusahaan, tim media juga telah melakukan upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp kepada pihak manajemen perusahaan, termasuk kepada General Manager PT SPIL, Doni.
Dalam komunikasi tersebut, pihak manajemen belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi terkait dugaan penggunaan BBM subsidi tersebut hingga berita ini diterbitkan
Padahal, isu penggunaan solar subsidi oleh perusahaan menjadi perhatian serius publik.
Mengingat distribusi BBM bersubsidi sejatinya diperuntukkan bagi sektor dan kelompok masyarakat tertentu sesuai ketentuan pemerintah, bukan untuk kepentingan operasional perusahaan yang tidak berhak menerima subsidi negara.
Hingga saat ini, publik masih menunggu itikad baik dari pihak perusahaan untuk memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak PT SPIL maupun pihak terkait lainnya guna memberikan penjelasan resmi atas dugaan yang berkembang.
Perkembangan lebih lanjut atas persoalan ini akan terus dipantau dan diberitakan sesuai fakta serta data yang dapat dipertanggungjawabkan.
