BeritaWarga.net, Mangupura - Pemolisian Masyarakat (Polmas) merupakan strategi Polri yang mengedepankan kemitraan aktif antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sementara fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas) menjadi ujung tombak pendekatan preventif dan humanis Polri melalui kegiatan penyuluhan, problem solving, hingga deteksi dini potensi gangguan kamtibmas. Dalam upaya memperkuat implementasi Polmas tersebut, Polres Badung menerima kunjungan Supervisi dan Asistensi Polmas Tahun Anggaran 2026 dari Koorbimas Baharkam Polri di Aula Mapolres Badung, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan supervisi dipimpin Ketua Tim Koorbimas Baharkam Polri Kombes Pol Amirjan, S.I.K., didampingi AKBP Indah Moulina, S.I.K., M.H., AKP Dinda Clara Amandasari, S.T.K., S.I.K., IPDA Eko Masrur Arifin, A.Md., dan Briptu I Gusti Agung Ariesta Prakasa. Turut hadir mendampingi dari Polda Bali yakni AKBP I Ketut Gede Arimbawa, S.Si., AKP I Ketut Widiarta, S.H., serta IPTU I Nyoman Tryadhi, S.H., M.H. Sementara dari Polres Badung hadir Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Badung Kompol I Gede Suarmawa, S.H., para pejabat utama, Kanit Binmas jajaran, dan personel yang terlibat dalam kegiatan.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim supervisi Baharkam Polri sebagai momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polmas merupakan roh dari fungsi preventif Polri sehingga kemitraan dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Badung. “Kami terus mendorong penguatan Satkamling sebagai implementasi nyata Polmas serta berharap supervisi ini memberikan masukan konstruktif untuk meningkatkan profesionalisme personel Binmas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Supervisi Kombes Pol Amirjan menekankan bahwa tantangan kamtibmas saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya mobilisasi massa, potensi konflik sosial, hingga penyebaran hoaks dan provokasi digital. Menurutnya, pendekatan konvensional saja tidak lagi cukup sehingga Polmas harus diperkuat melalui pola preventif, dialogis, dan humanis. “Melalui strategi Polmas, setiap potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” jelasnya.
Selain memberikan arahan, tim supervisi juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan fungsi Binmas dan capaian indikator kinerja petugas Polmas di wilayah Polda Bali, termasuk penguatan kapasitas personel melalui pelatihan. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang membahas implementasi Polmas di lapangan, penguatan peran Satkamling, serta optimalisasi kemitraan dengan komunitas masyarakat maupun ruang digital.
Melalui kegiatan supervisi dan asistensi ini, diharapkan fungsi Binmas Polres Badung semakin profesional, responsif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika sosial di masyarakat. Penguatan Polmas juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sehingga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Badung tetap aman, tertib, dan kondusif.