Denpasar, BeritaWarga.net – Aparat gabungan melaksanakan pengamanan kedatangan kapal penumpang KM Tilongkabila yang sandar di Pelabuhan Benoa, Rabu (8/7/2026) pukul 03.00 Wita. Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses debarkasi penumpang berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mengantisipasi masuknya barang-barang berbahaya melalui jalur pelabuhan.
KM Tilongkabila yang diageni PT Pelni tiba dari Pelabuhan Lembar dengan nakhoda Capt. Subair. Kapal tersebut membawa 77 orang awak kapal (crew) dan menurunkan sebanyak 814 penumpang di Pelabuhan Benoa.
Pengamanan dipimpin pawas dengan melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polri, Pelindo, PT Pelni, KSOP, dan Karantina. Seluruh personel bersinergi mengamankan proses kedatangan kapal serta memberikan pelayanan kepada para penumpang agar aktivitas di terminal penumpang berjalan tertib dan kondusif.
Selain melakukan pengamanan di area dermaga dan terminal penumpang, petugas juga melaksanakan pemeriksaan terhadap penumpang beserta barang bawaannya menggunakan mesin X-Ray. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap masuknya barang-barang yang dilarang maupun berbahaya, seperti senjata tajam, bahan peledak, minuman keras, narkotika, serta barang-barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang-barang yang menjadi target operasi maupun pelanggaran lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan kedatangan kapal berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.
Kapal KM Tilongkabila dijadwalkan kembali bertolak dari Pelabuhan Benoa pada Kamis (9/7/2026) pukul 09.00 Wita dengan tujuan Pelabuhan Lembar.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H.,M.H., mengatakan bahwa pengamanan kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah masuknya barang-barang berbahaya melalui jalur laut.
"Polresta Denpasar melalui Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam setiap kegiatan pengamanan di pelabuhan. Pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaan dilakukan secara humanis namun tetap profesional sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Benoa," ujar Kasi Humas.
Dengan sinergitas antarinstansi tersebut, diharapkan aktivitas transportasi laut di Pelabuhan Benoa dapat terus berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa pelayaran.
