Momentum Ramadan, Kapolresta Banyuwangi Ngopi Bareng dan Diskusi Publik Jaga Kondusivitas Daerah -->

Momentum Ramadan, Kapolresta Banyuwangi Ngopi Bareng dan Diskusi Publik Jaga Kondusivitas Daerah

07/03/2026, Maret 07, 2026


BANYUWANGI, BeritaWarga.net –
Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas antar elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 


Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi menggandeng berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Perhutani, pemerintah daerah hingga tokoh masyarakat untuk menggelar kegiatan “Ngopi Bareng Kapolresta dan Diskusi Publik” di Rumah Kebangsaan Banyuwangi atau Sekretariat Bersama (Sekber) Media dan LSM wilayah Banyuwangi, Kamis (5/3/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Bersama Menjaga Harkamtibmas Demi Mewujudkan Banyuwangi ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, yang bertujuan memperkuat komunikasi, koordinasi serta komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Banyuwangi, termasuk kawasan sekitar hutan.


Acara tersebut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, jajaran kepolisian, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan, Kejaksaan Negeri Banyuwangi, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, mahasiswa, media, hingga sejumlah lembaga swadaya masyarakat.


Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo Banyuwangi, Hakim Said, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja digagas sebagai ruang komunikasi bersama lintas sektor, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.


Menurutnya, forum diskusi seperti ini penting untuk mempererat hubungan antar elemen masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Banyuwangi tetap aman, kondusif, dan harmonis.


“Di momentum bulan Ramadan ini, kami menginisiasi kegiatan Ngopi Bareng Kapolresta Banyuwangi dan diskusi publik bersama seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, TNI-Polri, Perhutani, FKUB, mahasiswa, media maupun organisasi masyarakat. Tujuannya untuk memperkuat komunikasi dan komitmen bersama menjaga Banyuwangi tetap aman dan kondusif,” ujar Hakim Said.


Ia juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan serta harmoni antar umat beragama, memperkuat kerukunan masyarakat, sekaligus mendukung berbagai program pemerintah seperti penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM serta program ketahanan pangan di kawasan hutan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, menyampaikan komitmen kepolisian untuk terus menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Banyuwangi.


Menurutnya, keamanan dan ketertiban merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah, termasuk dalam menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.


“Kami berkomitmen menjaga kondusivitas Banyuwangi agar tetap aman dan tentram. Mari bersama-sama membangun Banyuwangi menjadi lebih baik, karena kondisi aman dan kondusif merupakan investasi bagi daerah,” ungkap Kombes Pol Rofiq.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama serta meningkatkan kesadaran dalam menggunakan media sosial secara bijak.

Kapolresta mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu, karena banyaknya berita hoaks yang berpotensi memicu konflik dan mengganggu stabilitas keamanan.


“Bermedsoslah dengan santun, jangan mudah percaya berita yang belum jelas kebenarannya. Selalu cek dan ricek informasi yang beredar, karena hoaks dapat memicu ketidak kondusifan di masyarakat.


 Untuk menjaga keamanan Banyuwangi, kami membutuhkan sinergi dan dukungan semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, melalui Kepala Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan (KSS HKA dan Komper) Didik Nurcahyo, menyampaikan apresiasi kepada Rumah Kebangsaan Banyuwangi atas inisiasi kegiatan yang dinilai sangat positif tersebut.


Didik menyebut kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan, kerukunan serta keharmonisan masyarakat Banyuwangi.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rumah Kebangsaan Banyuwangi atas inisiasi kegiatan Ngopi Bareng Kapolresta Banyuwangi dan diskusi publik ini. Kegiatan ini sangat positif untuk mempererat silaturahmi serta menjaga Banyuwangi tetap aman dan kondusif,” ujar Didik.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, TNI-Polri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dinas terkait, serta stakeholder lain seperti media dan LSM yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Didik menambahkan bahwa dalam menjaga kondusivitas masyarakat, khususnya di sekitar kawasan hutan, diperlukan sinergitas kuat antar berbagai pihak melalui konsep 3K, yakni koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor antara Perhutani dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pegiat lingkungan sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Yang terpenting dalam menjaga kondusivitas masyarakat, termasuk di sekitar kawasan hutan, adalah membangun dan memperkuat silaturahmi serta sinergitas melalui koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan semua pihak,” jelasnya.


Didik juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak terhadap program ketahanan pangan yang digagas oleh TNI dan Polri, yang juga melibatkan masyarakat sekitar kawasan hutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Selain itu, Perhutani juga terus mendorong penguatan komunikasi sosial melalui kegiatan silaturahmi serta kebersamaan lintas sektor guna memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.


Sementara itu, tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Banyuwangi, KH Moh. Ikrom Hasan, turut memberikan apresiasi atas inisiatif Rumah Kebangsaan Banyuwangi dalam menyelenggarakan kegiatan positif di bulan Ramadan.


Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah yang sangat baik untuk mempererat kebersamaan, memperkuat kerukunan umat, serta membangun sinergi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan Ngopi Bareng Kapolresta yang dirangkai dengan diskusi publik ini. Ini merupakan kegiatan positif yang dapat memperkuat kebersamaan, menjaga kerukunan umat, serta meningkatkan sinergitas dalam membangun Banyuwangi yang lebih baik,” ujarnya.


KH Moh. Ikrom juga menyampaikan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap kritik, saran, serta masukan yang membangun dari berbagai pihak demi kemajuan Banyuwangi di masa depan.


Ia berharap sinergi yang telah terbangun antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dan organisasi masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan Banyuwangi yang aman, rukun, dan sejahtera.


Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Para peserta yang hadir turut berdiskusi mengenai berbagai isu strategis terkait keamanan, kerukunan umat, serta pembangunan daerah.


Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Moh. Ikrom Hasan, sebagai bentuk harapan agar Banyuwangi senantiasa diberi keberkahan, keamanan, serta kedamaian. 


(Saniman)

TerPopuler